Hal yang paling menyebalkan bagi saya ( dan mungkin banyak orang lainnya ) dalam proses pembuatan web adalah ketidak konsistennya sebuah browser, Hal ini berarti penggunaan CSS di dalamnya. Sebagai pekerja web tentunya saya selalu menjadi langganan setia menyumpahi Internet Explorer ( IE ) pada saat membuat CSS… layout yang terlihat memukau di Opera dan Firefox bisa saja menjadi berantakan di IE. Ditambah lagi versi berbeda untuk browser yang sama yang juga menarik perhatian saya dalam revisi… makin pusing dahh..
Makanya saya pikir ini issue ini penting juga untuk dimasukkan di dalam journal weblog saya , paling ngga bakal berguna buat saya suatu hari… sumber2x yang saya dapatkan dari mbah google , Ebook dan forum2x tetangga luar/dalam negeri saya coba rangkum disini.
Beberapa masalah yang sering saya temui yang membuat layout terlihat beda dan berantakan di IE :
Nested class style div pada sebuah form
jika ada class div di dalam div (nested div) dan kemudian diaplikasikan pada sebuah form seperti contoh berikut ini :
<style>.has-margins { background-color: gray; margin-left: 5em; padding: 1em; } .has-layout { background-color: yellow; width: 30em; }
</style>
<form action=”##”>
<div class=”has-margins”> <div class=”has-layout”> INPUT tag, type=text:<br> <input type=”text”><br> INPUT tag, type=checkbox:<br> <input type=”checkbox”> </div>
</div>
</form>
akan membuat terlihat berbeda seperti ini :
Class html tag ul dan li
wahh sering bener nih saya nemuin layout yang meleset pas menggunakan tag ul li (terutama pas custom wordpress) seperti contoh code berikut ini :
<style>
#navbar, #navbar ul{
margin: 0;
padding: 0;
}
#navbar li {
list-style-type: none;
margin: 0;
}
#navbar a {
display: block;
padding: 3px 6px;
color: #FFFFFF;
text-decoration: none;
background-color: #F49300;
border-top: 1px solid #FFB546;
border-right: 1px solid #D58000;
border-bottom: 1px solid #D58000;
border-left: 1px solid #FFB546;
}
#navbar ul a {
padding: 3px 6px 3px 24px;
}
#navbar a:hover, #navbar a:active, #navbar a:focus {
color: #333333;
background-color: #FFA928;
}
</style>
<ul id=”navbar”>
<li><a href=”#”>Link 1</a></li>
<li><a href=”#”>Link 2…</a>
<ul>
<li><a href=”#”>Sublink 1</a></li>
<li><a href=”#”>Sublink 2</a></li>
<li><a href=”#”>Sublink 3</a></li>
<li><a href=”#”>Sublink 4</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href=”#”>Link 3</a></li>
<li><a href=”#”>Link 4</a></li>
<li><a href=”#”>Link 5</a></li>
</ul>
preview pada browser Firefox VS Internet Explorer :
Habis dehh waktu saya untuk merevisi hal-hal seperti ini .. dan bosan untuk menekan F5 (refresh) selama revisi berlangsung .. dan tentu saja kedua contoh diatas hanya sekelumit hal menyebalkan yang bisa saya ungkapkan.. masih banyak keanehan yang bisa membuat saya pusing setengah mati.
Solusinya…?!
Dengan sedikit googling dan banyak membaca ebook seputar CSS cross browser ditambah baca2x topik di forum2x , akhirnya langkah yang sangat mungkin di tempuh adalah melakukan filtering file css ! artinya browser berbeda akan me-load file css yang berbeda pula pada saat merender sebuah halaman website untuk IE biasa disebut IE Conditional Comments.
berikut filtering yang bisa diaplikasikan pada saat meload halaman website di dalam tags <head>..</head>
CSS yang diload hanya pada broser IE 7
<!–[if IE 7]>
<LINK REL=StyleSheet HREF=”CSS/style_ie7.css” TYPE=”text/css” MEDIA=screen>
<![endif]–>
CSS yang diload selain browser IE semua versi (di load jika browser FF,Opera, dll…)
<!–[if (!IE)|(gt IE 7)]><!–>
<LINK REL=StyleSheet HREF=”CSS/style.css” TYPE=”text/css” MEDIA=screen>
<!–<![endif]–>
lakukan filtering tsb di tiap halaman yang meload css. Sehingga kita akan membuat 2 file yaitu file css buat IE dan file CSS non-IE . beres dehh…
selamat mencoba !






November 28th, 2008 at 1:29 pm
Berapa lama sih mas, belajar CSS biar pinter, dimana saya bisa belajar….//?
apalagi sambil praktek , mungkin seminggu pun bisa lanacar.
December 19th, 2008 at 12:06 pm
Betul mas
bagian itulah yang menjadi kendala bagi kebanyakan web desainer saat ingin membuat web yang indah dan unik
. Untuk belajar CSS memang tidak terlalu memusingkan kepala tapi saat membuat website yang dibuat dapat dibuka dengan sempurna pada seluruh web browser terutama IE6 itulah yang memusingkan. Kalau cuman desain yang sederhana tidak masalah tetapi kalau desain yang unik itu yang menyulitkan karena banyak menggunakan tag DIV sedangkan pada IE6 lebih cocok menggunakan tag TABLE. Tetapi dengan banyak berlatih kita akan memdapatkan slaknya
.
sampe sekarang pun saya masih sering ‘kecolongan’ dalam mendesign untuk IE.6
tapi pelan2x saya coba catet dan mencari solusi lewat googling atau forum2x ..
March 7th, 2009 at 9:56 am
Fai, klo buat link gethu misalnya link ke amazon
di IE,halaman home web gw gak ada linknya.
sedangkan di mozila ada.
Anehnya di IE, di halaman home gak ada tapi di halaman lain ada, padahal script yang di masukin sama n tablenya juga sama gmn tuh jadinya fai?
March 12th, 2009 at 2:39 pm
I am just suprized when looking this comment box. great new design. if you don’t mind, please give me some, for free?