Salah satu orang terkaya versi majalah Forbes ini sungguh unik. Margaret C. Whitman mampu menghimpun harta kekayaan sebanyak US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 13,02 triliun sehingga menjadi orang terkaya ke-361 di dunia pada tahun lalu. Namun, dia tidak mendapatkan kekayaan itu dari usaha sendiri atau membangun perusahaan besar. Perempuan berusia 52 tahun ini mengumpulkan
harta dari berbagai perusahaan besar yang pernah disinggahinya. Yang paling fenomenal adalah karirnya di eBay karena dia berandil besar mengembangkan situs itu.
Di zaman internet seperti sekarang ini, rasanya, sebagian besar umat manusia sudah mengenal eBay. Ini adalah situs layanan belanja melalui internet alias toko online. Berbagai produk bisa dijual dan dibeli di sini, mulai dari pakaian bayi hingga mobil keluaran terbaru. Jangkauannya sudah mencakup lima benua dan menjadi salah satu model peradaban dunia di masa depan.
Namun, tak banyak yang mengetahui otak di balik kesuksesan eBay. Orang hanya mengenal sang pendirinya, Pierre Omidyar. Padahal, situs ini bisa berkembang dan mengglobal berkat sentuhan tangan Margaret C. Whitman. Sejak awal karirnya, perempuan yang kini berusia 52 tahun ini memang bukan seorang pengusaha. Dia selalu bekerja profesional bagi suatu institusi atau perusahaan. Tapi, berkat segudang pengalaman itulah, Margaret bisa menjadi pemimpin di berbagai perusahaan besar, termasuk menjadi Chief Executive Officer eBay Inc.
Jadi, tak perlu heran kalau sebagai pemimpin di berbagai perusahaan internasional, dia berhasil menghimpun
harta kekayaan US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 13,02 triliun. Tahun lalu, majalah Forbes menempatkannya
sebagai orang terkaya ke-361 di dunia. Padahal, semula dia tidak pernah memikirkan akan jadi perempuan superkaya.
Whitman lahir pada 4 Agustus 1956 di Cold Spring Harbor, New York, Amerika serikat (AS). Dia tumbuh dewasa di Long Island. Pada 1974, dia masuk Universitas Princeton dengan mengambil studi kedokteran. Ya, menjadi seorang dokter merupakan cita-cita Whitman semasa kecil,
Namun, setelah mengikuti beberapa mata kuliah, Whitman baru menyadari bahwa kedokteran bukanlah dunianya. Pada suatu musim libur kuliah, dia mencoba mencicipi ilmu ekonomi. Ternyata, dia menaruh minat besar atas bidang tersebut. Tanpa pikir panjang lagi, dia memutuskan pindah ke jurusan ekonomi. Untuk memperdalam ilmu ekonominya, Margaret merasa perlu berlangganan harian Wall Street Journal.
Setelah lulus dari Princeton pada 1977, dia memutuskan untuk menimba ilmu di Harvard Business School. Dua tahun berselang, dia menggondol gelar MBA. Setelah itu, Margaret mulai terjun ke dunia kerja. Perusahaan yang pertama kali dimasukinya adalah Bain & Co. Di perusahaan konsultan keuangan itu karirnya melejit hingga menduduki posisi wakil direktur utama.
Namun, setelah itu, Margaret memilih keluar dari Bain dan pindah ke perusahaan produsen alat-alat kosmetika internasional, Procter & Gamble Company, hingga menjadi direktur. Dia juga sempat mampir di sebuah perusahaan animasi, DreamWorks Animation SKG Inc.
Pada Mei 1989, dia bekerja di Walt Disney Co. Selama tiga tahun bekerja di unit produk konsumen, dia menggapai posisi Senior Vice President. Selama berkarir di sana, Margaret termasuk orang penting yang membantu Walt Disney masuk industri percetakan dengan mengakuisisi majalah Discover. Pada masa itu, dia juga berhasil membuka toko Disney pertama di Jepang. Setelah bekerja di perusahaan hiburan tersebut, Whitman makin memahami lika-liku dunia bisnis.
Meski karirnya terus melesat, Margaret tak melupakan siklus hidup. Pada awal 1990-an, dia menikah dengan Griffith R. Harsh IV, dokter bedah di Stanford University School of Medicine Neurosurgeon. Belakangan,
pasangan ini memiliki dua orang anak laki-laki. Pada tahun 1992, Harsh IV meraih jabatan sebagai Wakil Direktur di Brain Tumor Center, Massachusetts General Hospital, di Boston.
Karena itu, kemudian, pasangan itu pindah ke Boston, Di kota ini, Margaret menerima tawaran bekerja di The Stride Rite Co., sebuah perusahaan produsen sepatu. Hebatnya, tiga jabatan dipegangnya sekaligus, yakni sebagai presiden direktur, wakil presiden, dan kepala divisi. Di perusahaan ini dia juga berhasil melahirkan sebuah produk sepatu baru, yaitu Munchkin Shoes.Garis nasib mengubah perjalanan karir Margaret C. Whitman. Semula dia ingin menjadi dokter dengan masuk Universitas Princeton. Namun, di tengah jalan, dia memilih mendalami ilmu ekonomi dan melanjutkan kuliah ke Harvard Business School. Setelah lulus dan memasuki dunia kerja, Whitman mampu menduduki posisi penting di berbagai perusahaan besar. Terakhir, dia memimpin situs layanan belanja eBay. Berbagai posisi itu telah memberinya kekayaan hingga USUS$ 1,4 miliar. Whitman menjadi orang terkaya ke-361 di dunia.
Margarargarargarargarargaret C. Whitman tak pernah puas dengan hasil yang ia peroleh di tempat kerjanya. Bak kutu loncat, dia selalu berpindah-pindah tempat kerja. Berbagai perusahaan besar pernah dicicipinya, seperti perusahaan produsen alat-alat kosmetika internasional, Procter & Gamble Company, dan perusahaan hiburan Walt Disney Co. Di perusahaan-perusahaan itu, dia selalu menduduki jabatan di level atas. Setelah berumah tangga pada awal tahun 1990-an, perempuan yang kini berusia 52 tahun itu, tak meninggalkan
karirnya yang sedang menanjak. Sempat mampir di sebuah perusahaan produsen sepatu di Boston, Amerika
Serikat (AS), bernama The Stride Rite Co., pada tahun 1995 Whitman menjadi Direktur Utama FTD Florists Inc. Ini merupakan perusahaan pengantar bunga terbesar di dunia.
Dia bekerja di sana sampai tahun 1997. Saat pertama kali masuk, Florists Inc. sedang mengalami badai krisis. Perusahaan ini terbelit utang pajak. Selain itu, Florists mendapat pesaing baru dari perusahaan pengantar bunga cepat, seperti 1-800-Flowers dan florists.com.
Dalam kondisi terjepit seperti itu, Whitman mampu menyelamatkan Florists dari kerugian besar. Dia mengubah format perusahaan yang semula mirip koperasi menjadi unit bisnis yang bisa mencetak laba. Tapi, semua itu tidak diperoleh dengan mudah. “Saya banyak dikritik dari bawahan dan karyawan ketika mengubah format perusahaan itu,” katanya seperti dikutip In Focus, edisi 13 Februari 2001. Kondisi ini membuatnya merasa terpojok di antara para bawahan. Padahal, langkah tersebut telah menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. Akhirnya, pada tahun 1997, Whitman mengundurkan diri dan pindah ke Hasbro Inc. Di perusahaan pabrik mainan terdepan di AS ini, dia menduduki posisi General Manager, yang menangani bagian Playskool. Pangsa pasar bagian ini adalah anak-anak di bawah usia lima tahun dan siswa taman kanak-kanak.
Namun, di perusahaan ini, Whitman tidak bertahan lama. Setahun berselang, dia hengkang dari Hasbro. Pasalnya, satu perusahaan head hunter mendekati dan menawarinya sebuah pekerjaan di sebuah perusahaan internet yang baru saja memulai usahanya, di Silicon Valley. Belakangan, dia baru mengetahui bahwa perusahaan itu merupakan perusahaan penyedia layanan belanja online bernama eBay Inc. Pada Februari 1998, Whitman sudah menjadi Direktur Utama eBay.
Di masa kepemimpinannya selama tiga tahun, eBay bisa menawarkan 4.500 kategori produk belanja. Barang-barang yang ditawarkan beragam, mulai dari dispenser hingga perlengkapan dapur. Penghasilan perusahaan ini dari biaya (fee) pemesanan dan penjualan juga terus membumbung. Maklum, eBay telah memiliki 16 juta pelanggan.
Dalam beberapa tahun terakhir, eBay sudah bisa melayani pemesanan di Australia, Kanada, dan Jepang. Alhasil, pada tahun 2000 saja, pendapatan eBay tumbuh 92%, dengan laba kotor melonjak 77.61% dan laba bersih naik 11.19%.
Whitman adalah salah satu otak yang merancang toko online terbesar itu. Lewat tangan dinginnya, eBay mampu menyaingi situs toko belanja di internet seperti amazon.com dan Yahoo!. Salah satu kiatnya adalah mengundang 10 hingga 20 pelanggan ke perusahaan setiap bulan. Mereka mengikuti tur kunjungan ke kantor eBay di Hamilton Avenue, San Jose, California. Cara ini terbukti berhasil menarik semakin banyak pelanggan-pelanggan baru.
Meski riwayat kerja Whitman di suatu perusahaan tergolong singkat, dia memanfaatkan waktu dengan sangat produktif. Sehingga, dia selalu berhasil melaju dan menduduki posisi-posisi penting di berbagai perusahaan kelas dunia yang perlu disinggahinya. Penghasilan Whitman setiap tahun lebih dari US$ 300.000 atau sekitar Rp 2,79 miliar. Bahkan, belakangan dia memiliki 5,9% saham eBay. Nilai saham itu mencapai sekitar US$ 1,4 miliar.Kememampuan Margaret C. Whitman mengambil keputusan dalam waktu cepat membuat eBay Inc. berkembang pesat. Contohnya, dia mengajak Kepala Pemasaran Pepsi, Brian Swette, untuk menjadi Kepala Divisi Pemasaran eBay. Pada tahun 1999, dia melakukan negosiasi pembelian Butterfield & Butterfield, sebuah perusahaan pelelangan berumur 134 tahun di San Francisco, Amerika Serikat (AS). Dengan membeli perusahaan itu, eBay melebarkan sayap bisnisnya ke transaksi benda seni dan koleksi yang mahal.
Langkah ekspansi lainnya, eBay menggandeng sejumlah toko yang bersedia menjual barangnya di eBay. Dia mulai membujuk toko-toko itu agar mau menjual barangnya dengan harga spesial. Belakangan, Whitman juga menghapus senjata api, alkohol, tembakau, obat-obatan, dan organ manusia dari daftar barang-barang dagangan eBay.
Selanjutnya, pada 24 September 1998, eBay menjual sebagian sahamnya ke publik alias go public. Dalam hajatan itu, perusahaan ini menjual sahamnya seharga US$ 18 per saham. Dalam waktu singkat, harga sahamnya sudah melonjak 163% menjadi US$ 47. Sejak kesuksesan penjualan saham itu, Whitman juga makin menjadi pusat perhatian publik. Berkat iklan dan strategi pemasaran, pelanggan eBay yang semula 750.000 bertambah menjadi lebih dari tujuh juta pada 1999. Kemudian, Whitman merancang aturan baru untuk mencegah praktik curang antar pelanggan. Dia juga menyediakan asuransi gratis bagi mereka yang melakukan transaksi minimal US$ 200. Sementara, untuk pembelian dalam jumlah kecil, eBay mengizinkan
pembayaran melalui Equifax, salah satu biro kredit terbesar di AS.
Whitman masih punya segudang strategi bisnis. Untuk menghindari terputusnya transaksi akibat kegagalan
sistem server, dia mengajak Sun Microsystems untuk memelihara jaringan dan melatih karyawan. Ujungnya, berbagai strategi bisnis itu membuat eBay tetap bertahan di tengah persaingan industri online. Maklum, melihat kesuksesan eBay, beberapa situs komersial seperti America Online, amazon.com, dan Yahoo! mulai membangun situs lelang online. Kehadiran mereka jelas mengancam keberadaan eBay.
Persaingan pun semakin seru. Agar tetap mampu bertahan, Whitman bekerja sama dengan AOAOL yang di kemudian hari menjadi provider pelelangan eBay. Namun, Yahoo! tak mau kalah dengan membuat layanan transaksi gratis bagi mereka yang ingin menjual barangnya. Tujuannya tentu saja buat menggaet pelanggan setia eBay. Whitman melancarkan serangan balik dengan memperkuat sistem pembayaran di eBay agar penjual yang barang dagangannya kurang laku tidak kabur ke situs lain.
Medan pertempuran pun semakin meluas. Kali ini serangan datang dari amazon.com. Situs ini melayani transaksi selain jual-beli buku. Kali ini, Whitman harus mengakui kelebihan Amazon ketika menangani pembayaran melalui kartu kredit dalam jumlah besar. Karena itu, eBay membeli Billpoint (PayPal), sebuah sistem online yang memungkinkan pembayaran secara online melalui internet. Ini merupakan inovasi menarik buat pelanggan. Tak hanya itu, Whitman meneruskan langkah ekspansi dengan mengajak sebuah perusahaan lelang mobil koleksi bernama Kruse International dan perusahaan pelelangan terbesar di Eropa, Alando de AGAG, bekerja sama. Melalui serangkaian kerjasama dan berbagai strategi baru itu, eBay terus melaju meninggalkan para pesaingnya.
Pada kuartal ketiga tahun 1999, pendapatan perusahaan ini telah mencapai lebih dari US$ 741 juta atau sekitar Rp 6,82 triliun. Angka ini melonjak 280% dari pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 195 juta. Menurut Whitman, ada dua kunci kesuksesan eBay. Pertama, kekuatan perusahaan yang terletak pada bisnis transaksi dan iklan. eBay memperoleh pendapatan sebesar 6% dari setiap transaksi. Kedua, pemberian insentif berupa tidak adanya biaya pengiriman barang.
Margaret C. Whitman punya dua strategi sebagai kunci sukses eBay Inc. Dia menumpukan kegiatan perusahaan pada bisnis transaksi dan iklan yang memberikan keuntungan 6% dari setiap transaksi yang dilakukan oleh para pelanggan. Kedua, memberikan insentif berupa pembebasan biaya pengiriman barang kepada pihak pembeli.
Peran Whitman di situs layanan belanja online tersebut sungguh besar. Dia adalah seorang chief executive officer (CEO) yang menjalankan tugas dengan penuh totalitas. Contohnya, dia menyediakan ruang yang dapat digunakan para pelanggan untuk mengirimkan masukan atau kritik atau keluhan terhadap eBay. Kritik yang masuk paling banyak mengeluhkan kepadatan pelanggan atau pengakses situs itu. Padahal, kapasitas teknis terbatas sehingga transaksi kerap lambat atau terputus.
Nah, setiap keluhan atau kritik itu akan langsung mendapat respon dari karyawan eBay. Tak jarang, Whitman langsung turun tangan dengan merespon surat elektronik pelanggan selama 24 jam. Selain itu, perusahaan tidak sungkan membayar jutaan dolar sebagai ganti rugi atas keteledoran eBay. Hal inilah yang menjadi kunci Whitman membentuk pelanggan fanatik dan loyal.
Menurut para koleganya, Whitman adalah seseorang pekerja keras, berdedikasi tinggi, konsisten, dan selalu optimistis. Dia selalu mampu memprediksi masalah yang akan timbul, sehingga bisa segera merancang
solusinya. Whitman bukan pemimpin otoriter, dan tidak pernah menganggap tahu segalanya.
Kelebihannya sebagai CEO juga terletak pada sikapnya yang terbuka atas masukan, kritik, dan kesempatan.
Sebagai contoh, ketika pelanggan mulai melirik situs transaksi online dengan harga tetap, half.com, Whitman tidak malu menyajikan barang dengan harga tetap di eBay.
Dia juga memberi teladan kepada karyawan dan pelanggan dengan cara membeli barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti perlengkapan bayi Beanie Babies, kartu Pokemon, serta mobil melalui eBay. “Saya seseorang yang ambisius,” ujarnya. Ambisi terbesarnya menjadikan eBay sebagai perusahaan internasional. Untuk itu, tahun 2001 Whitman kembali menggelar ekspansi dengan mengakuisisi iBazar, sebuah perusahaan pelelangan online yang beroperasi di delapan negara Eropa, Selandia Baru, dan Korea Selatan.
Pada 2003, dia membuka negosiasi dengan EachNet untuk menggaet masyarakat China agar masuk ke daftar pelanggan eBay. Whitman juga bersedia mendengarkan dan mengikuti saran pelanggan dengan mengakuisisi PayPal, sebuah perusahaan bank online, pada 2003. Nilai akuisisinya mencapai USUS$ 1,5 miliar.
Pada saat bersamaan, dia menambahkan kategori baru dalam situs eBay dan merapikan pembayaran pelanggan institusi. Sebab, menurut Whitman, transaksi online akan menghasilkan biaya yang efektif sehingga perusahaan bisa selangkah lebih maju dibandingkan para pesaingnya. Kemudian, eBay bekerja sama dengan GE Business Credit Services untuk membantu pembiayaan usaha kecil dan menengah yang akan membeli barang dalam jumlah besar secara kredit. “Bagi saya, internet dan e-commerce adalah gelombang besar di masa mendatang, dan ini tantangan bagi eBay untuk melayani pasar,” ujarnya.
Namun, Whitman tidak melupakan misi sosial dari sebuah perusahaan. Sebagian laba eBay acap kali disumbangkan untuk membantu organisasi-organisasi sosial. Setelah serangan terhadap Gedung World Trade Center (WTC) di New York, pada 11 September 2001, eBay menggelar transaksi amal, dan menyatakan sikap lewat barang-barang yang mereka jual. Tapi, langkahnya pernah mengundang kemarahan kaum Yahudi. Yakni saat eBay menjual barang-barang mengandung simbol Nazi. Whitman bergeming, dan bilang : tujuan utama eBay adalah menjadi tempat bagi semua golongan, ras, dan agama, selama itu tidak melanggar hukum.Dibawah kepemimpinan Margaret C. Whitman, eBay Inc menjelma menjadi salah satu raksasa bisnis di belantara jaringan internet yang terus menjamur. Time Digital menempatkan Whitman dalam deretan lima teratas pada daftar 50 Most Important People Shaping Technology Today. Maklum, dia berhasil merancang situs yang memberikan kemudahan bagi orang untuk menjual dan membeli segala sesuatu dalam waktu sekejap. Bila dahulu kolektor harus mengarungi lautan dan menempuh perjalanan jauh antarbenua untuk menemukan barang buruannya, kini, mereka bisa memperolehnya dengan sangat gampang. Mereka tinggal membuka situs ebay.com, melakukan beberapa kali klik, dan barang idaman pun sudah ada di tangan.
Namun, di tengah kesuksesan itu, Whitman memutuskan mundur dari President dan Chief Executive Officer eBay terhitung mulai 31 Maret 2008 mendatang. Dia memilih menjadi direktur biasa dan menjadi penasihat bisnis eBay. Selain itu, tentu saja, Whitman tetap akan menjadi salah satu pemegang saham eBay dengan kepemilikan sebesar 5,9% saham. Nilai saham milik Whitman ini mencapai sekitar US$ 1,4 miliar.
Di eBay, Whitman memang telah memperoleh segalanya. Selain saham itu, gaji Whitman di eBay juga sangat besar. Penghasilannya mencapai lebih dari US$ 300.000 atau sekitar Rp 2,76 miliar per tahun. Tahun lalu, Forbes menempatkan Whitman sebagai orang terkaya ke-361 di dunia. Dia juga pernah menerima penghargaan CEO of The Year dari CBS MarketWatch pada tahun 2003. Maklum, Whitman sangat ahli dalam membangun merek dagang. Ia juga memiliki pengetahuan mendalam soal pemasaran dan konsumen.
Namun, dia tak pernah lupa berderma. Whitman sudah menyumbangkan lebih dari US$ 30 juta ke Universitas Princeton yang merupakan almamaternya. Duit itu digunakan untuk membangun gedung Whitman College. Toh, The Guardian Newspaper (Inggris) menyebut bahwa sumbangan itu masih kecil jika dibandingkan
harta kekayaannya.
Namun, Whitman tak berhenti mengucurkan sumbangan. Seperti dilansir newsmeat.com, dia memberikan
sumbangan kepada beberapa politikus Partai Republik dan Partai Demokrat. Dia juga pendukung kampanye Gubernur Massachusetts, Mitt Romney, untuk Presiden Amerika Serikat mendatang. Wanita yang sering menghabiskan liburan dengan olahraga ski, tenis, dan mendaki gunung itu juga seorang pembela hak para konsumen. Dia begitu vokal mengangkat berbagai praktik penyimpangan dalam transaksi online ke panggung politik. Contohnya, ia mengkritik pajak untuk para pembeli dan penjual di internet.
Sumber: Harian Kontan (26 Februari – 3 Maret 2008 ) – Gloria Haraito




Recent Comments